Arianespace Terpilih Luncuran Satelit New Dawn

Jumat, 17 April 2009 | 15:29 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Perusahaan penyedia jasa peluncuran satelit terkemuka di dunia, Arianespace, baru-baru ini menyepakati agenda peluncuran satelit New Dawn. Satelit untuk infrastruktur komunikasi penting di Afrika ini sedianya diluncurkan akhir tahun 2010 dari Pusat Ruang Angkasa Guyana, Landasan Peluncur Eropa, di Perancis.
”Kami berharap melalui pengadaan satelit baru New Dawn ini secara optimum memberikan jasa transmisi pelanggan perusahaan dan pemerintah bagi layanan video, audio, dan jaringan,” kata Senior Vice President Intelsat Ken Lee dalam siaran pers yang diterima Kompas hari Kamis (16/4) di Jakarta.
Guna persiapan peluncuran satelit baru tersebut dibentuklah perusahaan gabungan antara Intelsat dan kelompok investor dari Afrika Selatan yang dipimpin Convergence Partners. Perusahaan yang baru dibentuk tersebut dinamai New Dawn Satelite Company Ltd.
Kontrak peluncuran satelit dengan Arianespace ini merupakan yang keenam pada tahun 2009. Satelit New Dawn akan menjadi satelit Intelsat yang ke-50 yang diluncurkan oleh Arianespace pada orbit transfer geostasioner nantinya.
Satelit New Dawn memiliki bobot 3.000 kilogram dengan masa hidup 15 tahun. Satelit tersebut dilengkapi dengan 28 unit transponder C-band dan 24 transponder Ku-band 36 MH. Dari posisi orbitnya di 33 derajat Bujur Timur, satelit yang dibangun oleh Orbital Sciences Corporation tersebut akan menyediakan kapasitas baru untuk suara, wireless backhaul, internet, dan aplikasi media bagi Afrika.
Roket yang dipersiapkan untuk peluncuran satelit New Dawn yaitu Ariane 5 atau Soyuz. Arianespace sendiri terhitung sejak tahun 1980 hingga 25 Agustus 2008 telah berhasil meluncurkan 267 satelit.
Lebih dari separuhnya merupakan satelit komersial yang kini beroperasi di penjuru dunia.(NAW)
Sumber : Kompas Cetak
Posting Komentar